perilaku produsen

PENGANTAR EKONOMI

PERILAKU PRODUSEN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KELOMPOK 5:

ð Annisa Rizqi Herzani (20212978)

ð Gustiyanti (23212223)

ð Nanda Dwi Cahyani (25212232)

ð Rindi Tri Cahyani (

KATA PENGANTAR

 

 

 

          Segala puji kami panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.

 

            Makalah ini berisi tentang informasi dan pengertian dari perilaku produsen di dalam ekonomi. Kami berharap makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua mengenai perilaku produsen.

 

            Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi menyempurnakan makalah ini.

 

            Demikian yang dapat kami sampaikan, terima kasih kepada semua yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini. Dan terima kasih juga atas perhatian dan waktu nya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

         

 

 

 

 

 

 

Hormat kami,

 

 

 

Penulis              

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

 

  1. LATAR BELAKANG MASALAH

 

Dalam suatu organisasi di dalam perusahaan kita tidak akan pernah bisa lepas dari ruang lingkup ekonomi. Karena salah satu tujuan suatu organisasi di perusahaan adalah mendapatkan laba atau keuntungan dalam segi ekonomi.

            Oleh karena itu perilaku produsen adalah salah satu hal yang harus kita pelajari agar tujuan dari organisasi dalam suatu perusahaan dapat terpenuhi dengan baik.

            Pembahasan tentang perilaku produsen inilah yang akan kita bahas untuk dapat melihat sejauh mana suatu perusahaan dalam memproduksi kebutuhan para konsumen-konsumennya.

 

 

  1. RUMUSAN MASALAH

 

  • Apa yang dimaksud dengan produsen dan produksi ?
  • Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen ?
  • Apa sajakah contoh perilaku produsen dalam kegiatan perekonomian maupun kegiatan produksi ?
  • Apa saja faktor dan tujuan produksi ?
  • Apa yang di maksud dengan fungsi produksi ?
  • Bagaimana cara mengoptimalkan produksi ?

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

Produsen dan Produksi

 

Produsen adalah orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan, sedangkan Produksi adalah usaha untuk menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Dengan pengertian lain, produksi merupakan konsep arus (flow consept), bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan  dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.

 

Perilaku Produsen

 

            Perilaku produsen adalah kegiatan pengaturan produksi sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa di terima di masyarakat.

 

Seorang produsen mempunyai satu masalah pokok, yaitu bagaimana dengan sumber daya yang terbatas mereka mereka dapat mencapai hasil yang optimal atau keuntungan yang besar. Oleh karena itu laba adalah suatu ukuran keberhasilan bagi produsen. Seorang produsen dituntut untuk bisa membandingkan antara pengorbanan yang dilakukandengan hasil yang didapat. Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku produsen:

à Mencari keuntungan dengan pemakaian modal seminimal mungkin tapi dengan hasil semaksimal mungkin.

à Mematok biaya produksi berdasarkan tingkat harga barang modal.

à Member potongan harga kepada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak.

à Tidak hanya menghasilkan barang atau jasa yang sesuai kebutuhan, tetapi juga sesuai trend pasar saat ini.

à Member diskon besar-besaran untuk produksi yang sudah lama mereka produksi.

à Produsen juga mengadaptasi isu global atau keadaan sosial yang sedang terkenal saat itu untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka jual.

 

Perilaku produsen dilakukan semata-mata agar tidak merugikan produsen namun juga tidak memberatkan konsumen. Dengan demikian daya konsumsi akan stabil karena antara konsumen maupun produsen sama-sama saling membutuhkan.

 

Perilaku produsen dalam kegiatan perekonomian

û  Bagi Masyarakat : Tanggung jawab sosial produsen kepada masyarakat.

û  Bagi Pemerintah: Produsen merupakan partner untuk menjalankan tugas pemerintah dalam mewujudkan tatanan masyarakat.

 

 

Perilaku produsen dalam kegiatan produksi

û  Perencanaan: Faktual dan realistis, logis dan rasional, fleksibel, komitmen,komprehensi.

û  Pengorganisasian: Dalam pengorganisasian ini rencana dilakukan dalam sebuah dengan cara mengkoordinasi.

û  Pengarahan: Suatu cara agar produsen bisa melakukan rencana dengan baik atau rencana bsa terwujud.

û  Pengendalian: Proses pengontrolan yang dilakukan oleh produsen.

 

Faktor dan Tujuan Produksi

 

Terdapat dua macam faktor produksi yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan:

  1. Faktor produksi asli

Yang termasuk faktor produksi asli antara lain sebagai berikut :

  • Sumber Daya Alam

Contohnya : tanah, air, udara, sinar matahari, tumbuh – tumbuhan, hewan, barang tambang.

  • Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

a)      Tenaga Kerja Terdidik

Contoh: Manajer produksi yang tugasnya bertanggung jawab, mengatur, dan mengelola segala kegiatan produksi agar hasilnya maksimal.

b)      Tenaga Kerja Terlatih

Contoh: Tenaga produksi atau buruh kerja, security, driver, dll.

c)      Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih

Contoh: Office boy/girl, buruh angkut, dll.

  • Sumber Modal

Modal adalah sesuatu yang dibutuhkan seorang produsen atau perusahaan produsen untuk bisa memulai produksi agar menghasilkan suatu barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen, atau untuk menambah dan memperluas produksi agar dapat memenuhi permintaan konsumen.

 

  1. Faktor produksi turunan

Yang termasuk faktor produksi turunan adalah modal dan keahlian (skill).

 

Dari kegiatan produksi ada beberapa tujuan yang akan tercapai yaitu :

  1. Menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
  2. Mendapatkan keuntungan.
  3. Memaksimalkan sumber daya yang ada.
  4. Meminimalkan biaya produksi.
  5. Mengganti barang yang telah habis atau yang rusak.
  6. Memaksimalkan hasil produksi.
  7. Mencari tambahan modal.

 

 

 

Fungsi Produksi

 

Fungsi produksi adalah model matematis yang menunjukkan hubungan antara jumlah inputan produksi yang dipakai dengan jumlah output barang atau jasa yang dihasilkan dari proses produksi. Misalkan kita memproduksi jas. Dalam fungsi produksi, jas itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Kalau salah satu komposisinya diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja. 

 

Sifat fungsi produksi terdapat dalam suatu hukum ekonomi yaitu : “The Law of Diminishing Returns”  (Hukum Kenaikan Hasil Berkurang). Hukum ini menyatakan bahwa jika salah satu input ditambah dengan input lain yang dianggap tetap maka hasil output dari pertambahan input tadi mula-mula akan bertambah, tetapi lama kelamaan akan menurun menurun setelah sampai pada titik maksimalnya jika input terus menerus ditambah.

 

Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :

Q = f(L, R, C, T)

Dimana :

Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)

F          = symbol persamaan (function)

L          = tenaga kerja (labour)

R         = kekayaan alam (resources)

C         = modal (capital)

T         = teknologi (technology)

 

Produksi Optimal

 

Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.

 

Pengusaha berbeda dengan pemilik bisnis kecil ataupun manajer. Bila hanya memiliki sebuah usaha dan hanya berusaha mencari keuntungan, maka orang itu barulah sebatas pemilik bisnis.

 

Bila orang itu hanya mengatur karyawan dan menggunakan sumber daya perusahaan untuk usaha, maka orang itu disebut sebagai manajer. Pengusaha lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha mendirikan perusahaan yang menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya untuk memulai suatu bisnis.

 

 

 

 

 

Agar berhasil seorang pengusaha harus mampu melakukan 4 hal sebagai berikut :

1)      Perencanaan

Perencanaan antara lain terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. Ia harus tau apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.

2)      Pengorganisasian

Semua sumber daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.

3)      Pengarahan

Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.

4)      Pengendalian

Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. 

 

Persaingan globa semakin pesat dengan persaingan yang sangat kuat, maka produsen dan perusahaannya harus mampu memikirkan perkembangan produksinya demi majunya perusahaan dalam persaingan.

 

Penentuan pola produksi optimal merupakan masalah yang penting dalam suatu perusahaan, karena menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan dan merencanakan kebutuhan dan tingkat produksi perusahaan. Ada tiga macam pola produksi yaitu: pola produksi konstan, pola produksi bergelombang dan pola produksi moderat. Tujuannya adalah untuk mengetahui hasil ramalan penjualan dan untuk mengetahui pola produksi optimal yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan.

 

Dalam melakukan analisis data yang ada dalam perusahaan yang sesuai dengan pokok permasalahan , maka teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis incremental cost yaitu suatu analisis yang mempertimbangkan biaya-biaya tambahan yang muncul dalam proses produksi dari masimg-masing alternative pola produksi yang ada. Biaya-biaya yang dipertimbangkan adalah biaya simpan, biaya lembur, biaya perputaran tenaga kerja dan biaya subkontrak. Sedangkan untuk menentukan pola penjualan yang ada dalam perusahaan dilakukan ramalan penjualan dengan metode exponential smoothing Alpha 0.5.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s